BEKASI.POJOKSATU.id - Angka kasus tubercolosis (TBC) di Kota Bekasi meninggkat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bekasi, kasus TBC pada 2023 mencapai 11.765.

Angka itu tentu lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2022 kasus TBC di Kota Bekasi dengan jumlah 10.343.

Sementara itu, fakta lain juga ditemukan. Mayoritas penderita TBC masih pada kategori usia produktif.

Baca Juga: Siswa SMPN 7 Bekasi Sempat Dibawa ke UKS Sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi Vevie Herawati menjelaskan angka kasus meningkat karena skrining semakin masif.

"Makanya kita melakukan skrining, untuk mencari kasus TBC. Kami khawatir kasus yang ada ini bukan sesungguhnya, jadi seperti fenomena gunung es," ungkap dia, Kamis, 1 Februari 2024.

Selain RSUD Kota Bekasi, 12 Puskesmas di Kota Bekasi kini sudah melayani pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) untuk mendeteksi TBC.

Baca Juga: Kantor Imigrasi Bekasi Layani Pembuatan Paspor Mobile untuk Lansia Sakit

Bagi pasien TBC, obat TBC pun bisa didapatkan secara gratis di RSUD Kota Bekasi.

“Jadi selama masih kemungkinan ditemukan, lebih baik ditemukan saja dulu, yang penting yang sudah ditemukan diobati, tidak menularkan lagi. Sehingga makin lama makin turun, mudah-mudahan tidak ditemukan lagi,” demikian kata dia.***

Data kasus TBC di Kota Bekasi tahun 2023 berdasarkan usia:

0-4 tahun : 1.576
5-14 tahun : 1.177
15-24 tahun : 1.615
24-34 tahun : 1.714
35-44 tahun : 1.542
45-54 tahun : 1.698
55-65 tahun : 1.509
Lebih dari 65 : 934