POJOKSATU.id - Kondisi Jalan Arteri Tol Cibitung di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, berbahaya bagi pengendara motor, khususnya pengendara roda dua.
Pertama, kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Kedua, penerangan di jalan tersebut minim. Jalan itu jadi alternatif pengendara motor dari Jalur Kalimalang ke Jalur Pantura atau sebaliknya.
Haris, 40 tahun, yang baru kembali dari kampung halaman di Jawa Tengah mengaku hampir terjatuh.
Saat itu Haris berusaha menghindari jalan berlubang yang tak begitu terlihat lantaran penerangan minim.
BACA JUGA: Arus Balik di Kota Bekasi Masih Sepi Pemudik
"Untungnya dapat mengimbangi sepeda motor yang saya bawa. Kalau jatuh, anak-istri saya pasti terluka," ucap dia.
"Padahal Kabupaten Bekasi terkenal dengan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Hanya untuk penerangan lampu saja tidak ada sama sekali," sambung pria yang menetap di Tambun ini.
Apa yang dialami Haris diamini wartawan yang bertugas meliput arus mudik Lebaran 2023, salah satunya Rahmat.
Dia mengatakan kondisi jalan itu membahayakan pemudik yang berangkat ataupun balik, apalagi mereka yang tidak mengetahui kondisi jalan itu.
"Siang-malam kami liputan di Jalan Arteri Tol Cibitung, selain tidak ada petugas baik dari Polsek Cikarang Barat dan Dishub, penerangan juga minim," kata wartawan televisi itu.
"Ini kurang-lebih 1 kilometer. Semestinya dapat segera diperbaiki, jangan menunggu ada korban baru diperbaiki," kata dia.
Rahmat yang kerap disapa Tubis mengaku sering melihat pengendara yang nyari mengalami kecelakaan karena kondisi jalan rusak itu.
"Saya pernah lihat ada yang rantainya sampai copot gara-gara menghindari lubang," demikian kata dia.
Penulis dan Editor: Andi Saddam




