BEKASI.POJOKSATU.id - Di tengah gejolak ekonomi dunia, Universitas Binus @Bekasi berkomitmen menyiapkan lulusan yang tangguh dan siap menghadapi tantangan ekonomi global.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Kampus Binus @Bekasi, Prof. Gatot Soepriyanto, dalam keterangannya kepada awak media pada Senin, 15 April 2025.
“Dalam menghadapi fenomena perang dagang dan ketidakpastian ekonomi global, kami menyiapkan lulusan untuk mampu merespons berbagai dinamika yang ada,” ujar Prof. Gatot.
Baca Juga: Mahasiswa Universitas Bhayangkara Bekasi Gelar Aksi Tolak UU TNI
Kampus Binus @Bekasi menekankan pentingnya pengalaman praktis melalui program magang dan pengembangan bisnis sejak dini. Hal ini diyakini akan memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan perubahan ekonomi yang cepat.
“Kami benar-benar menyiapkan mahasiswa secara holistik agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang sangat cepat dan tidak pasti,” kata dia menegaskan.
Prof. Gatot juga menyoroti pentingnya pemanfaatan brand lokal sebagai solusi menghadapi tantangan ekonomi. Menurutnya, pengembangan brand lokal bisa menjadi kunci untuk mendorong swasembada pangan, energi, dan mendorong pergerakan ekonomi secara mandiri.
“Indonesia memiliki sumber daya manusia dan pasar yang kuat. Posisi logistik kita juga strategis, dekat dengan negara-negara lain di kawasan,” kata dia menjelaskan.
Sementara itu, salah satu mahasiswi Binus @Bekasi, Mu’minat Kamis, mengaku sempat merasa khawatir dengan gejolak ekonomi nasional, terutama terkait isu impor.
Baca Juga: Staf TU SMAN 20 Kota Bekasi Dituding Minta THR, Begini Klarifikasinya
“Kalau kekhawatiran ada, terutama soal impor. Tapi saya justru termotivasi mengembangkan brand lokal,” ujar Mu’minat, yang juga merupakan pendiri brand rajut Magic Hands.
Untuk mengantisipasi dampak ketidakpastian ekonomi terhadap bisnisnya, Mu’minat terus berinovasi agar produknya tetap relevan dan diminati pasar.
“Saya sudah menyiapkan planning kalau nanti ada hambatan. Produk saya bukan kebutuhan pokok, jadi saya harus buat rajut ini tetap keren dan diterima masyarakat,” kata dia menutup.***




