BEKASI.POJOKSATU.id -  Pemerintah Kota Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus meningkatkan upaya mitigasi bencana guna memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi gempa bumi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratma, mengatakan pihaknya tidak hanya mengandalkan sosialisasi, tetapi juga memperluas edukasi kebencanaan serta melakukan pemantauan terhadap kondisi bangunan di berbagai wilayah perkotaan.

Salah satu program yang saat ini dikembangkan adalah sekolah lapang gempa yang menjadi bagian dari program Flash (Flood, Landslide, and Earthquake Awareness School). Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi.

Baca Juga: Polsek Bekasi Barat Intensifkan Patroli dan Razia untuk Cegah Tawuran Remaja

“Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tindakan yang tepat saat gempa terjadi,” kata Wiratma, Kamis, 18 Juni 2026.

Selain edukasi, BPBD Kota Bekasi juga melakukan pemeriksaan kondisi bangunan secara visual di lapangan. Meski belum didukung alat khusus untuk menganalisis struktur bangunan secara teknis, petugas tetap melakukan pemantauan terhadap sejumlah elemen penting.

Pengawasan difokuskan pada kondisi fisik bangunan, seperti kolom beton, serta ketersediaan rambu-rambu evakuasi yang dapat membantu masyarakat menyelamatkan diri saat terjadi bencana.

“Kami memastikan bangunan memiliki jalur dan rambu evakuasi yang jelas agar masyarakat mengetahui langkah penyelamatan ketika terjadi gempa,” ujarnya.

Program Flash tidak hanya menyasar lingkungan sekolah, tetapi juga masyarakat umum dan fasilitas publik, termasuk pusat perbelanjaan. BPBD Kota Bekasi juga membuka kesempatan bagi komunitas, sekolah, maupun pengelola fasilitas umum yang ingin mendapatkan pelatihan terkait mitigasi bencana.

Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Dorong Komdigi Perketat Pengawasan Konten Digital di Media Sosial

“Kami siap memberikan pelatihan ke sekolah, kelompok masyarakat, hingga tempat-tempat umum yang membutuhkan edukasi kebencanaan,” tambahnya.

Melalui berbagai program tersebut, BPBD Kota Bekasi berharap kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana semakin meningkat serta tercipta budaya siaga yang lebih kuat di tengah lingkungan perkotaan.***