BEKASI.POJOKSATU.id – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bekasi Kota terus berkomitmen memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, termasuk sektor informal.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan kolaborasi bersama para Ketua RT dan RW yang dilaksanakan di Kecamatan Perwira, Bekasi, pada Selasa (14/04/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta peran aktif RT/RW sebagai ujung tombak di lingkungan masyarakat dalam mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja bukan penerima upah (BPU).

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota, A Fauzan, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan RT/RW merupakan langkah strategis dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling dasar.

“RT dan RW memiliki peran penting sebagai penghubung langsung dengan masyarakat. Melalui sinergi ini, kami berharap informasi terkait manfaat dan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat tersampaikan secara lebih efektif dan menyeluruh,” ujar Fauzan.

Ia menambahkan bahwa masih banyak pekerja sektor informal yang belum terlindungi, padahal mereka memiliki risiko kerja yang tidak kalah tinggi.

Oleh karena itu, kehadiran RT/RW diharapkan dapat menjadi agen edukasi sekaligus penggerak dalam meningkatkan kepesertaan.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota juga melaksanakan penyerahan simbolis manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris peserta dari RW 07 RT 04 Kelurahan Perwira yang mengalami risiko meninggal dunia, dengan total santunan sebesar Rp42.000.000.

Penyerahan santunan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya, sekaligus menguatkan pentingnya kepesertaan aktif dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Antusiasme masyarakat setempat juga terlihat tinggi dalam kegiatan ini.

Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya warga yang memiliki aktivitas usaha atau pekerjaan mandiri dalam lingkup bukan penerima upah (BPU) yang secara langsung melakukan pendaftaran sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan di lokasi kegiatan.

Momentum ini menjadi indikator positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terus meningkat, sekaligus menjadi hasil nyata dari pendekatan kolaboratif yang dilakukan bersama RT/RW.

Selain itu, para peserta juga diberikan sosialisasi mengenai manfaat program, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta kemudahan proses pendaftaran bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota berharap dapat memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia. “Kerja Keras Bebas Cemas”.***