BEKASI.POJOKSATU.id - Massa buruh Bekasi kecewa berat dengan Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Karena, rekomendasi UMK (upah minimum kota) Kota Bekasi 2024 tak sesuai rekomendasi ataupun ekspektasi mereka.

Bey Machmudin hanya menaikan UMK Kota Bekasi 2024 sebesar 2,85 persen dari tahun sebelumnya.

Tuntutan kaum buruh sendiri kenaikan UMK Kota Bekasi sebesar 16 persen, sementara rekomendasi UMK Kota Bekasi 2024 yang ditandatangani Penjabat Wali Kota Bekasi sebesar 14,02 persen.

Baca Juga: Kenaikan UMK Kota Bekasi Hanya 2,85 Persen, Jauh dari Keinginan Buruh 16 Persen

Penanggung Jawab Aksi Buruh di Kota Bekasi, Muhammad Yusuf alias Kuncir, menerangkan massa buruh bakal menggelar aksi serupa.

Kata Yusuf, masing-masing wilayah seperti Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang serentak melakukan aksi.

"Yang pada intinya kecewa dengan Pj Gubernur Jawa Barat," tegas dia.

Baca Juga: UMK Tidak Dinaikkan Sesuai Keinginan, Massa Buruh Masih Bertahan di Jalan Ahmad Yani

"Tetapi kami masih menyimpan massa aksi di perusahaan, ketika ada instruksi dari pimpinan pusat untuk memblokade jalan atau masuk tol kami akan lakukan itu," demikian kata dia.***