POJOKSATU.id - Buruh perempuan di Cikarang berinisial A buka suara setelah kabar mengenai modus 'staycation' untuk perpanjangan kontrak mencuat.
A kerap pernah diajak jalan-jalan oleh salah satu atasannya demi perpanjangan kontrak kerjanya di salah satu Perusahaan di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang.
Korban sering diajak jalan berdua ke mal hingga makan berdua oleh atasannya agar dapat diperpanjang kontraknya di perusahaan tersebut.
"Kalau mau diperpanjang, harus mau gitu diajak jalan. Kalau gak mau diajak jalan ya sudah habis kontrak saja," ungkap A, kepada awak media, Jumat, 5 Mei 2023.
"Dia tuh nanya maunya di mana, 'Karawang ayo, di sini juga ayo'. Tapi aku gak pernah bilang ayo gak. Di sisi lain aku juga masih butuh, terus takut lama-lama batin tertekan," tambah A.
BACA JUGA: Polisi Buka Layanan Pengaduan Buruh Perempuan Korban Ajakan Staycation
Atasannya selalu menolak jika jalan ataupun makan ke mal bersama rekan-rekan lainnya. Atasannya hanya ingin berdua dengan A.
"Dia selalu nanya kapan kaya gitu jalan berdua, saya selalu alasan iya nanti maunya saya bareng-bareng. Tapi dia selalu gak mau, maunya berdua," tegas dia.
Lanjut dia, menolak melayani atasannya itu sendiri sendiri agar dapat diperpanjang kontraknya.
"Akhirnya aku mutusin bahwa aku negesin dia lewat pesan WhatsApp bilang maaf pak saya gak bisa jalan berdua, di situ dia langsung marah, nomor saya diblokir padahal kan saya masih kerja di situ," tegas dia.
Dia juga menerangkan kebiasaan melayani untuk atasannya agar diperpanjang kontraknya hal biasa di perusahaan tempat dia bekerja.
BACA JUGA: Obon Minta Pelaku Asusila kepada Buruh Perempuan Diberi Efek Jera
"Aku pun cerita sama teman-teman yang lain di sana, 'ah itu mah atasan itu mah sudah biasa begitu, jadi gak aneh," demikian kata dia.
Penulis: Adika F. Utomo Editor: Andi Saddam




