BEKASI.POJOKSATU.ID - Peluncuran Bus Transportasi Bekasi Keren (Trans Beken) menuai penolakan dari para sopir angkot di Kota Bekasi. Penolakan muncul karena dinilai belum ada sosialisasi resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sebelum bus tersebut mulai beroperasi.
Para sopir angkot menilai kehadiran transportasi baru tersebut berpotensi menggerus penghasilan mereka. Bus Trans Bekasi Keren diketahui akan melayani rute dari Harapan Indah hingga Terminal Bekasi.
Salah satu sopir angkot, Gani, mengaku pihaknya tidak pernah menerima sosialisasi terkait trayek maupun operasional Trans Bekasi Keren dari pemerintah daerah.
Baca Juga: Sopir Angkot Bekasi Minta Perhatian Pemkot, Usulkan Skema JakLingko untuk Jamin Penghasilan
“Belum ada. Kami tahunya tiba-tiba mobil TransBuken mau jalan, mau launching,” ujar Gani kepada bekasi.pojoksatu.id, Selasa, 10 Februari 2026.
Ia menegaskan, jika pemerintah tetap menjalankan operasional bus tanpa mempertimbangkan nasib sopir angkot, kondisi ekonomi mereka akan semakin terpuruk.
“Kalau pemerintah tidak ambil keputusan dan TransBeken tetap jalan, kami makin parah,” tegasnya.
Gani juga memperingatkan bahwa para sopir angkot siap menggelar aksi lanjutan dengan skala lebih besar apabila aspirasi mereka tidak mendapat respons dari pemerintah.
Baca Juga: Pendapatan Sopir Angkot Bekasi Anjlok hingga 70 Persen, Terdampak Transportasi Online dan TransBeken
“Semua armada angkot Bekasi bisa kami hentikan. Kami bisa tutup jalan. Sekali lagi, kami cari makan, bukan maling,” tutupnya.




