POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Camat Setu Joko Dwijatmoko berharap pemerintah desa setempat dapat terlibat dalam pengelolaan Alun-Alun Eduforest yang populer dengan nama Alun-Alun Setu.
"Kemarin kita komunikasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi sedang mau dirapatkan, kita berharap untuk pengelolaan bisa dilibatkan, pihak desa juga," tutur Joko usai rapat minggon di Desa Ragemanunggal, Rabu, 1 Maret 2023.
Joko menilai pengelolaan lebih tepat jika ke pemdes setempat agar dapat dikontrol dan juga berdampak terhadap perekonomian warga.
Ia mengatakan Desa Tamansari sudah siap jika diminta untuk mengelola.
BACA JUGA: Kepala Desa Tamansari: Pengelolaan Alun-Alun Setu Harus Jelas
"Di sana banyak potensi untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat. Saya juga sudah bilang ke pak lurah untuk menyiapkan," kata Joko.
Namun demikian, pengelolaan Alun-Alun Setu kata dia harus profesional agar fasilitas publik tersebut tetap terawat. Untuk peresmian sendiri sedang menunggu jadwal Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
"Usulan dari Kabupaten Bekasi agar bisa diresmikan dalam waktu dekat ini. Tapi mungkin dari protokoler provinsi belum ada jawaban," kata dia.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Tamansari, Jahi Hidayat mengatakan, hampir 2 bulan ini sudah rampung pembangunan, belum ada kabar dari dinas terkait kapan akan diresmikan ataupun penanggungjawab alun-alun.
"Belum ada kabar mau serah terima, ataupun peresmian. Desa belum ada kabar sampai hari ini, sedangkan di situ pengunjung sudah ramai. Saya selaku kepala desa juga was-was juga," kata Jahi. (Andi Saddam)




