BEKASI.POJOKSATU.id – Kebakaran melanda area alang-alang dan bengkel pool kendaraan ekspedisi di kawasan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu, 15 Juli 2026.

Kobaran api yang membesar turut membakar sejumlah kendaraan berat yang terparkir di sekitar lokasi. Kepulan asap tebal dari kebakaran tersebut juga sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar akses Gerbang Tol Bekasi Barat.

Komandan Peleton 4 Kompi B Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Nawawi Ismail, mengatakan api awalnya membakar alang-alang kering sebelum merembet ke area pool ekspedisi.

Angin kencang membuat kobaran api dengan cepat menjalar ke kendaraan yang terparkir tidak jauh dari titik awal kebakaran.

“Untuk yang terbakar, api sempat merambat ke kurang lebih dua sampai tiga unit truk atau kendaraan besar jenis Fuso milik pool ekspedisi tersebut,” kata Nawawi kepada awak media.

Nawawi menduga kebakaran dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem dan suhu panas yang terjadi selama musim kemarau. Kondisi tersebut membuat pepohonan dan alang-alang yang telah mengering lebih mudah terbakar.

“Karena cuaca yang cukup panas, pepohonan dan alang-alang yang sudah mengering menjadi mudah terbakar,” ucapnya.

Kebakaran tersebut menimbulkan kepulan asap tebal yang mengarah ke sekitar ruas jalan tol. Akibatnya, jarak pandang pengendara yang melintas di Tol Bekasi Barat sempat berkurang.

Menurut Nawawi, kondisi itu membuat arus lalu lintas di sekitar akses tol mengalami hambatan.

Baca Juga : Jalur Pantura Bekasi Macet Total Imbas Kebakaran Hebat Lapak Kayu Palet

“Arus lalu lintas di pinggir Tol Bekasi Barat sempat terhambat karena kepulan asap mengganggu jarak pandang para pengendara,” jelasnya.

Petugas pemadam kebakaran juga menghadapi sejumlah kendala selama proses penanganan. Salah satunya adalah keberadaan tumpukan drum berisi oli bekas di dalam area bengkel.

Drum-drum tersebut berisiko mengembang dan meledak apabila terus terpapar suhu tinggi, sehingga membahayakan petugas yang melakukan pemadaman.

“Dalam proses pemadaman, kami mengalami kesulitan karena terdapat tumpukan oli bekas di dalam drum yang mengembang. Kondisi itu dapat membahayakan petugas kami di lapangan,” ujar Nawawi.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan maupun kendaraan lainnya.

Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api dan melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian.

“Untuk proses pemadaman sendiri memakan waktu kurang lebih dua jam,” tutup Nawawi.***