BEKASI.POJOKSATU.id - Perjalanan Reivan Revian di dunia futsal mengantarkannya menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan tim futsal putra Kota Bekasi meraih medali emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Pemain yang akrab disapa Epoy tersebut tampil gemilang saat memperkuat Kota Bekasi menghadapi Kabupaten Bogor dalam partai final di GOR Bang Yan, Kecamatan Bekasi Selatan, Minggu (8/11/2026).
Reivan berhasil mencetak dua gol dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut. Bahkan, satu gol di antaranya menjadi penentu kemenangan Kota Bekasi yang sukses melakukan comeback dengan skor akhir 5-4.
Namun, keberhasilan Reivan bukanlah sesuatu yang datang secara instan. Pemain yang berposisi sebagai flank atau sayap itu memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di dunia futsal.
Perjalanannya diawali ketika menekuni olahraga futsal saat bersekolah di SMAN 15 Kota Bekasi, yang berlokasi di Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang.
Kemampuan dan potensinya kemudian membawanya bergabung dengan Timnas Futsal Indonesia U-19. Tidak hanya menjadi bagian dari skuad nasional, Reivan juga dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai kapten tim.
Kariernya semakin berkembang setelah mendapat kesempatan memperkuat salah satu klub futsal nasional, Cosmo JNE.
Sejumlah pencapaian pun berhasil ditorehkannya. Salah satunya penghargaan PNM Best Young Player Pro Futsal League (PFL) musim 2025/2026.
Pengalaman bermain di level nasional tersebut menjadi modal berharga bagi Reivan ketika membela Kota Bekasi di ajang Porprov Jabar 2026.
Usai pertandingan final, Reivan mengaku bersyukur dapat membantu Kota Bekasi meraih medali emas. Terlebih, seluruh pemain mampu menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.
"Alhamdulillah, rezekinya juara satu. Anak-anak juga tidak ada yang cedera. Alhamdulillah, semua lancar, bersyukur," kata Reivan, Minggu (8/11/2026).
Menurutnya, semangat pantang menyerah menjadi salah satu faktor yang membuat tim Kota Bekasi mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dari Kabupaten Bogor.
Reivan mengaku seluruh pemain terus berjuang karena tidak ingin kehilangan kesempatan untuk meraih gelar juara di hadapan pendukung sendiri.
"Paling karena ada rasa enggak mau kalah, jadi fight terus, Alhamdulillah, rezekinya bisa balik skor," ucapnya.
Kemenangan dramatis tersebut sekaligus mengantarkan tim futsal putra Kota Bekasi berdiri di podium tertinggi Porprov XV Jawa Barat 2026.
Bagi Reivan, medali emas ini menjadi pencapaian tersendiri. Selain membawa nama Kota Bekasi, keberhasilannya juga menjadi bukti perjalanan panjang seorang pemain yang mengawali karier dari lingkungan sekolah hingga mampu bersaing di level nasional.





