POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Status tanggap darurat bencana hidrometeorologi ditetapkan di wilayah Kabupaten hingga 2 pekan ke depan.
Artinya, Kabupaten Bekasi bersiap menanggulangi bencana banjir dan dampak hidrometeorologi lain yang terjadi belakangan ini.
Seperti diketahui, banjir melanda 18 dari 23 kecamatan. Sementara dampak puting beliung juga cukup besar. Di Kecamatan Tambun Selatan saja 319 rumah rusak, 1 di antaranya rusak berat.
Belum sampai di situ, ada juga bencana longsor yang terjadi di 3 kecamatan seperti Cikarang Selatan, dan Serang Baru.
BACA JUGA: Tak Hanya Banjir, Bekasi Juga Dilanda Longsor dan Puting Beliung
"Tim komando ditugaskan untuk berkoordinasi, memberi peringatan, sekaligus mempersiapkan proses evakuasi dan penyelamatan," ungkap Dani, Kamis, 2 Maret 2023.
Dani juga memerintahkan untuk bergerak cepat untuk bencana itu sendiri. Sementara di tingkat desa, tim komando juga diperintahkan bersiaga 24 jam.
"Baik saat itu itu banjir semata kaki, sebetis agar prioritas keselamatan warga jadi prioritas, dan ditempatkan di tempat yang memadai," tutur pria yang juga menjabat sebagai kepala BPBD Jawa Barat ini.
Dani meminta untuk memastikan agar kebutuhan pokok korban terdampak bencana hidrometeorologi tersebut dapat dipenuhi. (Adika F Utomo)
Adapun berikut titik banjir di masing-masing kecamatan per 1 Maret 2023:
- Tarumajaya: 8 lokasi
- Sukawangi: 7 lokasi
- Babelan : 22 Lokasi
- Tambun Utara: 22 lokasi
- Cikarang Utara: 9 lokasi
- Tambun Selatan: 1 lokasi
- Cibitung: 5 lokasi
- Cabangbungin: 6 lokasi
- Sukakarya: 18 lokasi
- Tambelang: 6 lokasi
- Sukatani: 19 lokasi
- Karang Bahagia : 7 lokasi
- Kedung Waringin: 4 lokasi
- Cikarang Timur: 13 lokasi




