BEKASI.POJOKSATU.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi dr. Chasbullah Abdul Madjid mencatat 3 orang pasien demam berdarah dengue (DBD) meninggal dunia.

Direktur RSUD Kota Bekasi dr. Kusnanto Saidi menerangkan pasien yang meninggal dunia diduga karena terlambat dalam penanganan.

Penanganan yang Kusnanto maksud bukan penanganan di RSUD Kota Bekasi tetapi dalam kondisi dirujuk sudah kritis.

Baca Juga: Manajemen RSUD Kota Bekasi Bantah Telantarkan Pasien di IGD

"Sejauh ini sudah 3 orang yang meninggal dunia akibat DBD, yakni tanggal 1 Maret usia 8 bulan, 27 Maret usia 6 bulan, 7 April usia 9 rata-rata anak kecil," ungkap Kusnanto, kepada Pojokbekasicom, Selasa, 7 Mei 2024.

Selain itu juga, Kusnanto menerangkan sebanyak 469 pasien yang melakukan perawatan karena terkena DBD. Data tersebut terhitung dari bulan Januari hingga bulan April 2024 ini.

"Untuk anak-anak yang dilakukan perawatan itu ada 218 pasien, sedangkan dewasa itu ada 251 pasien," jelas Kusnanto.

Baca Juga: Pemilik Lahan di Bekasi Utara Ingin Keluarkan Mobil, Juru Parkir Ngotot dan Berujung Cekcok

Dia juga mengaku, yang dirawat di RSUD Kota Bekasi jumlah pasien laki-laki mencapai 247 orang, sedangkan untuk perempuan mencapai 222 orang.

Kusnanto menegaskan jumlah pasien DBD yang melakukan perawatan di RSUD Kota Bekasi mengalami peningkatan sejak 6 bulan terakhir.

Meskipun alami peningkatan, namun kapasitas ruangan di RSUD Kota Bekasi masih bisa menampung para pasien yang mau melakukan perawatan.***