BEKASI.POJOKSATU.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi menargetkan pembongkaran konstruksi jalan di akses pintu selatan Perumahan Grand Galaxy, Bekasi Selatan, rampung dalam lima hari.

Pembongkaran dilakukan sejak Kamis, 9 Juli 2026. Pekerjaan itu dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus menyesuaikan elevasi di kawasan Jalan Raya Pekayon.

“Kami menargetkan sampai dengan kembali fungsi jalan, mengukur elevasi existing di Jalan Raya Pekayon ya kurang lebih di lima hari,” kata Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, Jumat, 10 Juli 2026.

Idi mengatakan, Pemkot Bekasi terus mempercepat proses pembongkaran. Salah satunya dengan menambah alat berat di lokasi.

Saat ini, satu unit ekskavator sudah dikerahkan. DBMSDA juga berencana menambah satu unit alat berat untuk mempercepat pekerjaan.

“Kami kerahkan alat berat sementara satu unit, kemungkinan besok ada penambahan alat juga satu unit lagi akan ditambahkan,” jelasnya.

Menurut Idi, pembongkaran dilakukan karena konstruksi jalan sebelumnya dinilai tidak memenuhi standar geometrik. Kondisi itu membuat kemiringan jalan terlalu curam dan berisiko membahayakan pengendara.

Ia menjelaskan, secara standar geometrik, kemiringan jalan yang aman berada di kisaran delapan persen. Namun, kondisi jalan di akses pintu selatan Grand Galaxy memiliki bentang pendek dengan ketinggian lebih dari satu meter.

“Sehingga sangat curam sekali, sementara ini hanya satu sisi. Padahal di sini ada empat ruas jalan yang membentang di perempatan ini,” tuturnya.

Baca Juga : Porprov XV Jabar 2026 Diharapkan Dongkrak Wisata dan Perekonomian Kota Bekasi

Idi menyebut penyesuaian elevasi tidak bisa dilakukan hanya pada satu sisi jalan. Sebab, terdapat empat ruas jalan yang bertemu di satu persimpangan.

Jika peninggian hanya dilakukan pada satu ruas, perbedaan elevasi akan tetap menciptakan tanjakan dan turunan curam. Kondisi itu dinilai dapat meningkatkan potensi kecelakaan.

“Sekiranya kalau memang ini dibuat peninggian, harus semuanya sama dilakukan ke empat sisi ruas jalan tadi,” ujarnya.

DBMSDA menilai seluruh ruas jalan yang terhubung di simpang tersebut perlu disesuaikan agar elevasinya lebih seragam. Dengan begitu, akses jalan di kawasan tersebut bisa lebih aman dan nyaman dilintasi masyarakat.

“Sehingga nanti lebih smooth jalannya, secara elevasi juga bisa lebih landai dan si pengguna pun tidak berisiko,” ucap Idi.***