BEKASI.POJOKSATU.id - Para remaja yang sedang berkumpul untuk melakukan aksi tawuran itu diduga berhamburan setelah mendengarkan suara ledakan. Sebagian dari mereka menceburkan diri ke Kali Bekasi.
Kapolsek Rawalumbu, Kompol Sukadi, menjelaskan, bahwa para remaja itu sedang berkumpul untuk melakukan tawuran pada Sabtu, 21 September 2024 dini hari.
Setelah mendengarkan suara ledakan, mereka langsung berhamburan melarikan diri.
"Saya sampai saat ini belum tahu, hanya ledakan katanya dari saksi yang kemarin kita amankan," ungkap Sukadi, kepada bekasi.pojoksatu.id, Selasa, 24 September 2024.
Baca Juga: Propam Polda Metro Jaya Periksa Anggota Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota
Akan tetapi, Sukadi tidak menyebutkan secara pasti berapa kali jumlah ledakan yang terdengar oleh para pelaku tawuran tersebut.
"Untuk berapa kalinya saya tidak tahu, cuma informasinya ada ledakan seperti itu saja," jelas Sukadi.
Sementara itu, Yanti (46) yang merupakan Kakak dari korban Ahmad Davi, menambahkan, bahwa ada suara letusan tembakan yang diduga dikeluarkan oleh tim Presisi Polres Metro Bekasi Kota pada saat melakukan penangkapan para pelaku tawuran.
Baca Juga: Tujuh Korban Tenggelam di Kali Bekasi Diduga Sempat Ikut Mabuk-mabukan
Hal ini membuat, Davi dan R (sepupu dari Davi) meloncat ke aliran Kali Bekasi, untuk menyelamatkan diri.
"Ya itu (katanya) ada polisi gitu. Ada tembakan sekali gitu, ya maksudnya mungkin nakut-nakutin gitu. Jadi mereka tuh pada takut lompatnya ke kali," ujar Yanti. ***




