POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menunjuk Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, sebagai desa pangan aman dan kader dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Barat.

Kepala Desa Kertarahayu Rudi Catur Pribadi menjelaskan Kertarahayu telah dijadikan desa keamanan pangan untuk membentuk Kader Keamanan Pangan Desa, yang sebagian besar merupakan Kader Keluarga.

"Dalam Kabupaten Bekasi, ada dua desa yang ditunjuk, salah satunya Kertarahayu, dan penunjukan tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi," kata Rudi kepada media, baru-baru ini.

Rudi mengungkapkan bahwa para kader telah menerima pelatihan dan pembekalan dari BPOM Jabar mengenai keamanan pangan.

Hal ini penting dilakukan agar para kader dapat mendampingi desa mereka dalam menerapkan prinsip keamanan pangan.

"Para kader telah memperoleh pengetahuan tentang keamanan pangan, seperti misalnya mie instan, keamanan pangan di sekolah, dan UMKM yang berjualan," kata dia.

Tujuan dari hal ini adalah untuk mewujudkan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

Keamanan pangan sangat penting dalam memenuhi kebutuhan gizi, sehingga dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Rudi juga mendorong masyarakat untuk mewujudkan keamanan pangan dengan mengutamakan pembuatan olahan makanan sendiri.

Kertarahayu dikenal sebagai desa penghijauan yang masih memiliki banyak hasil pertanian.

"Contohnya, sayur-mayur sangat melimpah di Kertarahayu, dan lebih baik karena masih bersifat tradisional dan tidak tercampur dengan bahan tambahan lainnya. Banyak warga yang telah menghasilkan olahan makanan sendiri," demikian kata dia.

Editor: Andi Saddam