POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, pihaknya sudah melakukan kunjungan secara langsung ke Rumah Sakit Haji Jakarta, untuk mengetahui diagnosa anak yang keracunan chiki ngebul itu.

"Hasil kunjungan ke RS Haji Jakarta terhadap korban yang di duga memakan cikibul dengan bahan dasar nitrogen cair, mengalami kerusakan dan robeknya lambung bagian atas," kata Tanti, Selasa, 11 Januari 2022.

Tanti menyebutkan, kalau temuan Dinkes Kota Bekasi juga jika kerusakan pada lambung anak tersebut disebabkan oleh tekanan udara pada lambung yang terbentuk oleh gas nitrogen (barotrauma).

BACA JUGA: Kasus Ciki Ngebul: Orang Tua Juga Harus Awasi Jajanan Anak

"Tetapi dari hasil operasi laparatomi ditemukan remahan-remahan ciki pada lambung," katanya.

Dilain sisi, Tim Dinas Kesehatan Kota Bekasi juga juga sudah melakukan sampling makanan serupa untuk ditelusuri dan diteliti keamanan pangannya dan melakukan investigasi lapangan ke lokasi penjualan Ciki Ngebul yang dibeli oleh korban.

"Saat ini proses sampling dan pemeriksaan keamanan pangan masih berproses. Hanya saja, terkait penjual yang dibeli oleh korban diketahui telah berpindah lokasi karena mengikuti event pasar malam," kata Tanti. (Adika F Utomo)