BEKASI.POJOKSATU.id - Iduladha yang akan jatuh dalam waktu kurang dalam sepekan membuat Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi menggenjot pemeriksaan hewan kurban.
Berdasarkan informasi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, pemeriksaan hewan kurban ini untuk memastikan penjualan hewan kurban tidak terindikasi penyakit.
Kepala DKPPP Kota Bekasi Herbert Panjaitan menerangkan sudah ribuan hewan kurban diperiksa, namun belum menemukan penyakit zoonosis yang kerap terjadi pada hewan ternak.
Baca Juga: Pengamanan Pilkada Kota Bekasi: Pemkot Bekasi Gelontorkan 3 Miliar Lebih untuk TNI-Polri
Herbert merincikan untuk hewan kurban yang sudah dilakukan pemeriksaan sapi sebanyak 6.569 ekor, kerbau 8 ekor, kambing 2.589 ekor, dan domba 1.467 ekor.
"Alhamdulillah sampai saat ini, tidak ditemukan penyakit zoonosis dan juga Penyakit mulut dan Kuku (PMK)," ungkap Herbert, kepada awak media, Senin, 10 Juni 2024.
Namun demikian, DKPPP menemukan beberapa penyakit hewan karena di perjalanan saja dan itu sudah dapat diatasi.
"Kita kasih obat, kasih vitamin Alhamdulillah sudah kembali normal lagi hewan kurban," jelas dia.
Baca Juga: Ribuan Anggota Linmas Bakal Bantu Pengamanan Peyelenggaraan Pilkada Kota Bekasi
DKPPP Kota Bekasi saat ini memiliki 6 orang tenaga kesehatan yang kemudian dibagi menjadi beberapa tim untuk melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban.
Pengecekan kesehatan di tempat penjualan hewan kurban akan berlangsung hingga H+2 Hari Raya Idul Adha atau 18 Juni 2024.
“Kami pastikan hewan kurban dari luar maupun di dalam daerah yang dipasarkan memiliki sertifikat kesehatan layak dan aman untuk dijual,” demikian kata dia.***




