BEKASI.POJOKSATU.id – Kemacetan yang semakin parah di Kota Bekasi dapat diatasi jika pemerintah berani melakukan reformasi sistem transportasi, khususnya angkot.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, dalam podcast yang membahas masa depan transportasi kota.
“Kita sudah punya bus—itu bagus. Tapi kita perlu mengubah moda transportasi yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, terutama yang lewat gang-gang kecil,” jelasnya.
Menurutnya, kemacetan dapat berkurang jika masyarakat memiliki alternatif moda transportasi yang nyaman, aman, dan tepat waktu. Contohnya, angkot dengan standar baru seperti JakLingko atau Wara-Wiri.
Ia menambahkan bahwa pembenahan infrastruktur jalan juga harus berjalan bersamaan.
“Kalau ini dilakukan Pemerintah Kota Bekasi sambil membenahi infrastruktur jalan, maka solusi kemacetan menjadi salah satu yang kita nantikan,” ujarnya.
Namun, Latu menegaskan bahwa kewenangan kebijakan sepenuhnya berada pada pemerintah kota. DPRD hanya memberikan masukan, usulan, dan menyampaikan aspirasi masyarakat.




