BEKASI.POJOKSATU.id– Ketua KONI Kota Bekasi, Tri Adhianto, memboyong tim pelatih dari Songnam City, Korea Selatan sebagai langkah konkret meningkatkan prestasi atlet Kota Bekasi.
Langkah ini juga diambil untuk mewujudkan Kota Bekasi sebagai destinasi sport tourism. Dalam kesempatan itu, KONI Kota Bekasi juga meneken perjanjian kerja sama dengan Universitas Bhayangkara.
Tri menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan olahraga dalam mencetak atlet berkualitas yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
“Kehadiran lima pelatih dari Songnam City ini, yang mencakup cabang olahraga atletik, sepak bola, sepatu roda, taekwondo, dan bola basket, merupakan bukti nyata bahwa Bekasi serius dalam meraih prestasi di bidang olahraga,” ujar Tri Adhianto.
Baca Juga: Deklarasi Go-Tri di Bekasi: Tri Adhianto Siapkan 1.000 Anak untuk Belajar ke Luar Negeri
Menurutnya, kerja sama dengan Universitas Bhayangkara sudah terjalin selama tiga tahun dan kini semakin diperkuat dengan kehadiran para pelatih internasional ini.
Tri berhasil menarik pelatih-pelatih andal dari Songnam City di berbagai cabang olahraga, termasuk Taekwondo, yang telah membuahkan dua medali emas bagi atlet Kota Bekasi di kompetisi dunia.
Tri juga menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan atlet-atlet Bekasi dalam beberapa kejuaraan dunia dan kompetisi nasional, termasuk pada ajang PORDA maupun PORPROV, di mana mereka berhasil meraih banyak medali emas.
Baginya, hal ini adalah lompatan besar dalam mewujudkan Kota Bekasi sebagai pusat olahraga bertaraf internasional dengan atlet-atletnya yang beprestasi.
Master Kwak Youngmin, perwakilan dari Kukkiwon Woodlands Taekwondo Headquarters, menyampaikan pesan dukungan dari Wali Kota Songnam City, yang berharap hubungan baik antara Kota Songnam dan Kota Bekasi dapat terus berlanjut demi perkembangan olahraga kedua kota.
“Para pelatih dari Songnam City adalah yang terbaik di bidangnya, dan salah satu pelatih sepak bola yang kita ajak ke sini, nanti akan segera bertugas melatih tim nasional Korea usia 15 tahun,” jelas Kwak.
Pihaknya berharap kerja sama ini tidak hanya berdampak bagi atlet Kota Bekasi, tetapi juga membangun citra Kota Bekasi sebagai pusat sport tourism yang diakui di Asia.
Melalui kolaborasi ini, Tri Adhianto menegaskan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat mencetak atlet-atlet berbakat dan mengharumkan Kota Bekasi di kancah olahraga nasional dan internasional, sejalan dengan visinya untuk menjadikan Bekasi sebagai kota sport tourism. ***




