BEKASI.POJOKSATU.id - Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi akan diawali dengan kegiatan groundbreaking yang melibatkan lebih dari 2.000 peserta dari berbagai unsur pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan ribuan peserta tersebut akan mengikuti apel yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan groundbreaking PSEL.

"Lebih dari 2.000 peserta yang akan mengikuti apel," kata Kiswatiningsih, Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurutnya, hingga saat ini persiapan pelaksanaan kegiatan masih terus dimatangkan. DLH bersama pihak terkait masih berkoordinasi mengenai daftar peserta serta undangan yang akan hadir dalam acara tersebut.

Kiswatiningsih menjelaskan, undangan groundbreaking terbagi dalam tiga kelompok utama, yakni dari Pemerintah Kota Bekasi, Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), dan Danantara.

Baca Juga: Tri Adhianto Minta Dugaan Pungutan Rp5.000 terhadap PKL Plaza Patriot Diusut Tuntas

"Kalau untuk groundbreaking, ada tiga kategori besar undangan dari Pemerintah Kota Bekasi, dari Kemenko Pangan, dan dari Danantara," ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan sesuai rencana.

Groundbreaking tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proyek pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.

Selain membantu mengurangi permasalahan sampah, PSEL juga diharapkan menjadi bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kota Bekasi.***