BEKASI.POJOKSATU.id - Sebuah gudang penyimpanan barang ekspedisi di Jalan Kaliabang Tengah, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, dilanda kebakaran pada Senin, 17 Agustus 2026.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan gudang yang berisi berbagai barang kiriman. Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi dan terlihat dari sejumlah titik di sekitar lokasi.

Besarnya kobaran api dipicu banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang, seperti kardus dan plastik yang tersimpan dalam jumlah besar.

Untuk mengendalikan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi mengerahkan puluhan unit mobil pemadam ke lokasi. Petugas melakukan penyemprotan dari beberapa sisi guna mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Salah seorang warga, Nasta, mengatakan api pertama kali terlihat dari sisi bangunan gudang.

Baca Juga: Paskibraka Yayasan Fisabilillah Tampil Memukau Warnai Upacara HUT ke-81 RI

Menurutnya, kobaran yang awalnya kecil dengan cepat membesar setelah menyambar tumpukan kardus dan plastik.

"Awalnya api kecil dari samping gudang, lalu menyambar tumpukan kardus dan plastik hingga akhirnya membesar," ujarnya.

Nasta menambahkan, saat peristiwa terjadi tidak ada aktivitas di dalam gudang. Hanya beberapa petugas penjaga yang berada di sekitar lokasi.

Warga lainnya, Halimah, mengungkapkan api semakin cepat meluas akibat embusan angin yang cukup kencang. Bahkan, saat melintas sepulang kerja, kobaran api sudah menjalar hingga mendekati area sekolah dasar yang berada di sekitar lokasi.

"Saat saya lewat, apinya sudah besar dan sampai dekat sekolah dasar," katanya.

Baca Juga: 1.034 Warga Binaan Lapas Bekasi Terima Remisi HUT ke-81 RI, 16 Orang Langsung Bebas

Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api sekaligus melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara nilai kerugian akibat insiden tersebut juga masih didata oleh petugas yang menangani kejadian.***