BEKASI.POJOKSATU.id - Guru kelas Benediktus Alvaro Darren, pasien anak korban dugaan malpraktik di RS Kartika Husada Jatiasih, merasa kehilangan dengan kepergian siswa yang ceria dan lucu itu dari kelas.
Yolanda Devina, guru korban, menjelaskan bahwa Alvaro selalu aktif dan cerdas dalam mengikuti pelajaran di kelas.
"Guru-gurunya tidak pernah perlu mengulang penjelasan materi karena dia selalu mengerti dengan cepat," ujar Yolanda kepada bekasi.pojoksatu.id, Rabu, 4 Oktober 2023.
Baca Juga: Sang Ayah Kenang Sosok Ceria Alvaro
Menurut Yolanda, guru-guru di sekolah merasa sangat kehilangan dengan meninggalnya Alvaro. Mereka merasa berduka karena Alvaro bukan hanya cerdas, tetapi juga lucu.
"Selain kami sebagai guru, teman-temannya juga merasa kehilangan. Saat dia dirawat karena penyakitnya, teman-temannya terus bertanya tentang kondisinya," jelas Yolanda.
"Kami sering tertawa di kelas karena tingkah laku konyolnya," tambah dia.
Baca Juga: Pemakaman Alvaro Diwarnai Isak Tangis, Ibu: Kamu Udah Tenang di Sana
Yolanda juga menyoroti momen ketika Alvaro menulis dan itu menjadi hal yang paling dirindukannya. Dia lama dalam menulis karena ingin ditunggu oleh gurunya.***




