POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Tepat 10 Maret 2023, Kota Bekasi memasuki hari jadi ke-26.

Pada usia ke-26 ini, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan. Salah satunya banjir.

Sebagai contoh banjir di Gang Cue, Kampung Bekasi Bulak, Kecamatan Bekasi Timur. Dua RT di tempat itu tergenang air sejak Oktober 2022.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim mengakui banjir masih menjadi tren di wilayah Kota Bekasi sampai saat ini.

BACA JUGA: Aksi Saling Tembak Terjadi di Alun-Alun Bekasi, Ada Korban Berguguran

Para anggota DPRD dan juga Pemkot Bekasi, kata dia, masih berusaha untuk melakukan penanggulangan banjir yang masih menghantui masyarakat Kota Bekasi.

"Jadi kita DPRD siap mendorong program banjir ini kita besarkan anggarannya agar tahun depan kita bisa menanggulangi banjir itu sendiri," ucap Arif kepada wartawan, Jumat, 10 Maret 2023.

Arif juga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengawasi perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Bekasi.

Pengawasan terhadap perusahaan itu sendiri kata Dia yakni terhadap adanya Ruang Terbuka Hijau.

BACA JUGA: Polder Air, Salah Satu Solusi Atasi Banjir di Bekasi

"Jangan sampai Pemkot Bekasi hanya memberikan izin saja, namun tidak dikontrol dan dievaluasi sehingga fungsi RTH hilang," ucap dia.

Sesuai Undang-Undang, keberadaan RTH seluas 40 persen dari ketersediaan lahan.

"Jadi penyerapan air sendiri tidak ada dan berdampak untuk masyarakat kota Bekasi," tutur dia. (Adika F Utomo)