BEKASI.POJOKSATU.id - Dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci keberhasilan pembangunan nasional.

Membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, ia menegaskan bahwa kolaborasi dan partisipasi aktif menjadi fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam dan keberagaman budaya. Namun, potensi tersebut hanya dapat dimaksimalkan melalui kerja sama yang solid antar tingkatan pemerintahan.

Baca Juga: Upacara Hari Otonomi Daerah di Bekasi Berlangsung Khidmat, Wawali Bacakan Pesan Mendagri

“Oleh karena itu, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional,” ujarnya.

Sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian, seperti penguatan program prioritas nasional, reformasi birokrasi berbasis digital, hingga peningkatan layanan publik yang kini telah diwujudkan melalui ratusan Mal Pelayanan Publik di berbagai daerah.

Selain itu, tantangan seperti ketimpangan fiskal daerah, pengelolaan sampah, serta peningkatan kualitas layanan dasar juga menjadi fokus dalam pelaksanaan otonomi daerah.

Menutup sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menekankan pentingnya peningkatan kapasitas daerah, baik dari sisi sumber daya manusia, keuangan, maupun kelembagaan.

“Upaya membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tidak dapat dilepaskan dari kapasitas masing-masing tingkatan pemerintahan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas daerah menjadi prioritas,” terangnya.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Bekasi Dukung Kompetisi Basket B’yond Future Champ 2026 untuk Pembinaan Atlet Muda

Ia pun berharap semangat otonomi daerah terus menjadi penggerak dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.***