POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Tujuh makam di Permakaman Kampung Ketapang, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, longsor.
Hal itu terjadi setelah hujan deras mengguyur area permamakan tersebut sejak beberapa hari.
Hal itu membuat tanah longsor dan sejumlah makam menjadi terdampak.
Ketua RT 1 RW 2, Kampung Ketapang, Cecep Suparto, 46 tahun, menerangkan tanah makam longsor itu disebabkan hujan yang turun dengan deras.
Kemudian, lokasi permakaman tersebut juga tepat di bibir Kali Cikarang. Dia khawatir jika hujan deras terus melanda longsor semakin meluas.
BACA JUGA: Belum Ada Bantuan Korban Longsor di Bogor, Warga Mengungsi ke Kebun Orang
Jenazah yang dikebumikan di lokasi itu merupakan warga sekitar lokasi yang telah tinggal sejak puluhan tahun lalu.Tak sedikit makan yang sudah bertumpuk.
"Udah bertahun-tahun juga saya kecil juga udah ada makamnya. Yang jelas mah ini TPU nampung dari tujuh RT dari Desa Kalijaya," ungkap dia.
Dia berharap ada perbaikan atas permakaman umum tersebut. Karena, jika tidak maka warga khawatir longsor bakal terulang. (Adika F Utomo)




