POJOKSATU.id - PT Jasa Mara Related Business (JMRB) selaku pengelola rest area travoy sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi kepadatan selama musim mudik Lebaran.

Direktur Pengelolaan Gedung dan Fasilitas PT JMRB Tita Paulina Purbasari menjelaskan strategi tersbut di antaranya skema rekayasa lalu lintas di dalam rest area.

Kemudian, upaya memaksimalkan kapasitas parkir kendaraan seiring dengan meningkatnya arus lalu lintas di jalan tol pada periode arus mudik dan balik Lebaran.

"Jika terjadi kepadatan di rest area akan diberlakukan sistem buka-tutup dengan diskresi pihak Kepolisian jika terjadi kepadatan hingga on ramp," kata dia.

BACA JUGA: Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi 19 April 2023

Dia mengupayakan penambahan toilet fungsional agar mengurai antrean di toilet eksisting yang kerap berdampak pada kepadatan arus lalu lintas.

Toilet fungsional berjumlah sebanyak 588 bilik, sehingga kini totalnya menjadi 1.772 bilik.

Anak perusahaan Jasa Marga juga telah memastikan kecukupan dan menambah pasokan air bersih di toilet dan sarana ibadah.

Posko kesehatan dan pelayanan juga akan didirikan di rest area. Posko pelayanan berjumlah 36 sementara Posko Kesehatan 22 posko.

"Rest area juga menyiapkan fasilitas lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung, seperti bengkel darurat, gerai pengisian uang elektronik, hingga layanan kesehatan di beberapa rest area yang berada di ruas Jasa Marga Group," kata Tita.

"Sesuai dengan instruksi dari Kementerian PUPR, kami mengimbau kepada pengguna jalan tol bahwa durasi beristirahat di dalam rest area maksimal 30 menit," demikian kata dia. (Adika Fadil/Pojoksatu)