BEKASI.POJOKSATU.iid - Genangan air yang tak kunjung surut di Underpass kawasan industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, disebabkan oleh belum berfungsinya pompa penyedot air yang telah terpasang di lokasi tersebut.

Genangan berwarna biru kehijauan itu mulai muncul sejak Senin, 7 Juli 2025, dan masih menggenangi area hingga Kamis, 10 Juli 2025.

General Manager Operation Kawasan Industri MM2100, Darwoto, menjelaskan bahwa penyebab utama genangan air di Underpass MM2100 adalah pompa yang belum dioperasikan, karena akses tersebut memang belum digunakan untuk lalu lintas kendaraan.

“Pompa sudah terpasang, tapi karena jalur underpass belum difungsikan secara resmi, kemungkinan belum dinyalakan atau mungkin ada kendala teknis,” ujar Darwoto, Kamis, 10 Juli 2025.

Baca Juga: Motor Terlantar di Parkir Stasiun tambun, Tagihan Sudah Tembus 20 Juta Lebih

Darwoto menegaskan bahwa air yang menggenangi underpass berasal dari hujan, bukan dari limbah atau aliran saluran lain. Posisi underpass yang berada lebih rendah dari permukaan jalan membuat air hujan mudah menggenang.

“Airnya murni dari hujan dengan intensitas tinggi, makanya warnanya jernih. Karena posisi tempatnya memang rendah, jadi cepat tergenang,” imbuhnya.

Underpass tersebut dibangun sebagai akses penunjang untuk kawasan industri MM2100 serta Tol Cimanggis–Cibitung (JORR 2).

Meski berada di bawah pengelolaan PT Bekasi Fajar Industrial Estate (Befa), pihak kawasan turut ambil bagian dalam penanganan karena kasus ini telah menjadi sorotan publik di media sosial.

Baca Juga: Banjir Setinggi 2,5 Meter Rendam Margahayu, Warga Minta Tanggul Kali Bekasi Ditinggikan

Saat ini, empat unit pompa dari lokasi lain telah dikerahkan sejak Rabu, 9 Juli 2025, untuk menyedot genangan. Prosesnya dilakukan selama 24 jam nonstop.

“Kalau cuaca mendukung, dan tidak ada hujan lagi, kami perkirakan genangan bisa habis dalam tiga hari,” jelas Darwoto.***