POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Sejumlah usulan prioritas telah disusun oleh Pemerintah Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam musyawarah rencana pembangunan yang berlangsung 5 Januari 2023.

Pelebaran jalan Kampung Mangga yang menghubungkan Desa Kertarahayu dan Muktijaya menjadi salah satu usulan kategori prioritas bagi pemerintah desa.

"Untuk diajukan ke APBD, ada beberapa jalan utama. Salah satunya pelebaran jalan di Kampung Mangga. Kalau lewat situ susah karena jalannya kecil," kata Kepala Desa Kertarahayu, Rudi Catur Pribadi, baru-baru ini.

Alasan mengapa Jalan Mangga menjadi prioritas lantaran lalu lintas kendaraan di jalan itu sudah mulai padat seiring perkembangan di wilayah itu.

BACA JUGA: Desa Kertarahayu Kembali Gulirkan Program Ketahanan Pangan

Jika ada mobil berpapasan, maka salah satu harus berhenti dan agak menepi terlebih dahulu.

"Yang pertama itu, kan akses ke pasar, kedua jalan anak sekolah. Yang ketiga jalur yang sangat hidup dari Harvest ke Cibarusah, Jonggol juga lewat situ. Karena jalan Nawitnya sudah besar," tutur dia.

Jalur Kampung Mangga itu seluas sekitar 500 meter, Rudi berharap pelebaran jalan itu dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Itu prioritas lah. Saya harap dapat direalisasikan lah, karena tahun lalu juga diusulkan oleh Pemerintah Desa Muktijaya, tapi tidak tidak terealisasi," kata dia.

BACA JUGA: Setahun Berlalu, Program P2WKSS Masih Berjalan di Desa Kertarahayu

Selain pelebaran Jalan Mangga, terdapat usulan program pemberdayaan

Ketua BPD Kertarahayu, Dedi mengatakan infrastruktur yang luas lebih dari 300 meter diusulkan dalam Musrenbangdes.

"Itu, kan mobilitas tinggi, padat. Harapan kita itu kan menjadi skala prioritas, harapan terealisasi di tahun 2024. Karena itu jalur alternatif dari Cileungsi-Serang," demikian kata dia. (Andi Saddam)