BEKASI.POJOKSATU.id – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi mulai memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat Rukun Warga (RW) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Strategi tersebut menjadi salah satu fokus PAN Kota Bekasi setelah memperingati HUT ke-28 PAN yang digelar di Kantor DPD PAN Kota Bekasi, kawasan Rawa Lumbu.

Ketua DPD PAN Kota Bekasi Achmad Rivai mengatakan, penguatan jaringan hingga tingkat RW diperlukan agar kerja politik partai tidak hanya terpusat di tingkat struktur organisasi.

“DPD PAN Kota Bekasi merancang strategi pemenangan berbasis jaringan relawan hingga tingkat RW di seluruh wilayah Kota Bekasi,” ujar Achmad, Minggu 23 Agustus 2026.

Menurutnya, keberadaan jaringan di tingkat RW akan membuat kader dan relawan lebih dekat dengan masyarakat.

Dengan jaringan tersebut, PAN dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga, mulai dari infrastruktur lingkungan, pelayanan publik, persoalan sosial hingga ekonomi.

Achmad menegaskan, konsolidasi hingga tingkat RW juga menjadi bagian dari upaya membangun kerja politik yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika memasuki tahun politik.

“Meraih empat besar tidak bisa dilakukan hanya dengan retorika semata. Ini membutuhkan kerja keras, soliditas, kebersamaan, dan kekompakan dari seluruh elemen partai tanpa terkecuali,” katanya.

Konsolidasi tersebut akan melibatkan struktur PAN mulai dari DPD, DPC di tingkat kecamatan, DPRT di tingkat kelurahan, hingga jaringan relawan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga : Harris Bobihoe Ajak Warga Perkuat Persatuan saat Semarak HUT ke-81 RI di Bojong Rawalubu

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi Abdul Muin Hafiz mengatakan, seluruh kader dan pengurus harus mulai bergerak dari sekarang.

Ia meminta kader tidak menunggu momentum Pemilu 2029 untuk turun dan menyapa masyarakat.

“Optimisme untuk meraih kejayaan pada Pemilu 2029 hanya akan menjadi kenyataan jika kita memulai pergerakan itu dari sekarang,” kata Muin.

Menurutnya, penguatan jaringan di tingkat RW harus diikuti dengan kerja nyata dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Seluruh kader, pengurus dari tingkat DPD, DPC, hingga DPRT, serta para relawan harus langsung turun ke bawah, menyapa masyarakat, dan menunjukkan kerja nyata di tengah-tengah warga Kota Bekasi,” ujarnya.

PAN Kota Bekasi menilai konsolidasi berbasis RW dapat menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan PAN Kota Bekasi menghadapi kontestasi politik 2029, dengan target memperkuat kembali basis dukungan partai di wilayah Kota Bekasi.***