BEKASI.POJOKSATU.id – Sebanyak 442 jemaah haji dari Kloter 12 asal Kota Depok akhirnya tiba di Debarkasi Jakarta-Bekasi pada Rabu, 18 Juni 2025, setelah mengalami penundaan penerbangan yang seharusnya mendarat sehari sebelumnya, Selasa, 17 Juni 2025.
Penundaan tersebut terjadi karena pesawat Saudi Airlines yang membawa para jemaah harus melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, menyusul adanya ancaman bom yang diterima melalui email.
Salah satu jemaah, Dewi Marsita Nur (53 tahun), mengungkapkan bahwa mereka sempat diminta turun di Medan tanpa mengetahui alasan pastinya.
Baca Juga: Semburan Air di Tengah Jalan Raya Jatiwaringin, Begini Penjelasan Polisi
"Kami tidak tahu apa-apa, tapi kami anggap ini sebagai wisata dakwah dari Allah," ujarnya kepada awak media.
Dewi menambahkan, selama di Medan, pemerintah memberikan fasilitas penginapan dan konsumsi kepada para jemaah.
"Barang bawaan kami juga diperiksa satu per satu oleh petugas," tuturnya.
Baca Juga: Bagaimana Asuransi Jiwa dan Kesehatan Membantu Saat Krisis Ekonomi
Setelah dinyatakan aman, para jemaah melanjutkan perjalanan ke Jakarta dan langsung dijemput keluarga masing-masing di Depok, tanpa melewati proses penerimaan di debarkasi atau bandara.***




