BEKASI.POJOKSATU.id -  PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan akan mengembalikan seluruh biaya perjalanan kepada penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang terdampak kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.

Insiden tersebut melibatkan Commuter Line relasi Kampung Bandan–Cikarang dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, yang mengakibatkan gangguan perjalanan serta korban jiwa dan luka-luka.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap penumpang yang terdampak.

“Untuk semua kereta yang terdampak, kami 100 persen melakukan pengembalian (refund),” ujar Anne.

Baca Juga: KAI Identifikasi 5 Korban Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Ia menjelaskan, kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi penumpang yang terdampak langsung, tetapi juga bagi calon penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berencana melakukan perjalanan dalam waktu dekat.

“Untuk perjalanan Argo Bromo Anggrek selama tujuh hari ke depan, penumpang dapat melakukan pembatalan dan akan kami kembalikan seluruh biayanya,” jelasnya.

Selain pengembalian biaya, KAI juga memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut akan mendapatkan penanganan penuh, baik korban meninggal dunia maupun yang masih dirawat.

Baca Juga: Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, 14 Orang Meninggal

“Kami juga memastikan seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang dalam perawatan, ditanggung oleh KAI bersama asuransi,” tutup Anne.

Hingga kini, proses evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian masih terus berlangsung, sementara perjalanan kereta di lintas tersebut masih terdampak akibat insiden tersebut.***