POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Warga di RW 3, khusunya RT 24, Dusun 1, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, harus bersabar setiap hujan deras turun.

Pasalnya di tempat itu selalu terjadj banjir yang menganggu aktivitas warga setempat. Meski tidak sampai masuk rumah warga, tetap banjir yang terjadi di tempat itu lama surut.

Warga setempat Herry Zainul Khusni menduga kuat banjir di Desa Babelan Kota disebabkan drainase dan sebagian jalan lingkungan jelek. Apalagi, kata dia, ketinggian sungai masih lebih tinggi dibandingkan badan jalan.

"Dari tahun ke tahun, warga di sini selalu ngusulin normalisasi kali bang, namun hingga detik ini tidak ada realisasi sama kali dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang ada diputer-puter kayak bola," kata dia.

BACA JUGA: Tenggelam saat Banjir di Sawah, Anak 13 Tahun Ditemukan Tidak Bernyawa

"Di Wilayah kami, khususnya di RT 24 RW 3 setiap ada musibah kebencanaan alam, seperti banjir dll, tidak pernah tersentuh bantuan sama sekali dari Pemerintah Kabupaten Bekasi," kata dia.

"Wilayah kami ini, selalu tergenang banjir. Banjir disini bukan karena adanya hujan lebat dan kiriman air dari Bogor saja, tapi dari kali atau sungai yang ada di belakang Wilayah kami," kata dia.

Hal itu, masih kata pria yang aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan ini, karena kali sudah sangat dangkal ditambah drainase tidak berfungsi sama sekali.

"Hal ini pun karena kurang pekanya dan tidak pernah tanggapnya Pemerintah kabupaten Bekasi. Sekalinya pada turun ke lapangan, cuma numpang selfie-selfie doang dan ngasih bantuan paling cuma sembako Doang. Itu pun nilai bantuan yang diberikan ke masyarakat gak sebabat. Intinya pada numpang pencitraan saja di mata publik," kata dia.

BACA JUGA: Bekasi Kembali Dilanda Banjir

Sehingga, Herry menyimpulkan bahwa Pemkab Bekasi tidak peka terhadap permasalahan banjir, terutama di wilayah utara Kabupaten Bekasi, seperti Babelan.

"Saya melihat Pemda Kabupaten Bekasi kurang kepekaan. Asyik dengan dirinya masing-masing, baik itu Pj Bupati dan kepala-kepala dinasnya, " demikian kata dia. (Andi Saddam)