POJOKSATU.id - Angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kota Bekasi mencapai 749 kasus, terhitung dari bulan Januari hingga bulan Juni 2023.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi membeberkan bahwa dari data tersebut terdapat 1 orang meninggal dunia, anak usia 5 tahun dari wilayah Bojong Rawalumbu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, menjelaskan kasus DBD di wilayah Kota Bekasi melonjak pada awal tahun 2023.
"Pada bulan Januari ada 145 Kasus, bulan Februari ada 134 kasus, bulan Maret ada 123 kasus, April ada 119 kasus, dan bukan Mei melonjak mencapai 180 kasus," ungkap Tanti, saat dihubungi pojoksatu.id, Rabu 5 Juli 2023.
Tanti menyebutkan dari data tersebut wilayah Kelurahan paling tertinggi kasus penyebaran DBD yakni di Kelurahan Cimuning.
"Untuk di wilayah Cimuning tercatat 54 kasus DBD," jelas dia.
Tanti menjelaskan pasien penderita DBD berada di umur 28 tahun ke atas. Namun, terdapat pasien di wilayah Bojong Rawalumbu berusia 5 tahun dinyatakan meninggal dunia akibat DBD.
Pemkot Bekasi berharap masyarakat terus meningkatkan kebersihan di lingkungannya masing-masing guna penanggulangan DBD kembali.
"Kami terus melakukan fogging atau pengasapan, di sejumlah lokasi permukiman warga," tutur Tanti.
"Kami juga gencar melakukan sosialisasi ke setiap Puskesmas di seluruh Kelurahan dan Kecamatan Kota Bekasi," tutup dia.
Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam




