BEKASI.POJOKSATU.id - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mencatat sebanyak dua Kecamatan di Kota Bekasi yang rawan terjadinya kebakaran.

Kepala Bidang Disdamkarmat Kota Bekasi, Namar Naris, menyebutkan wilayah Kecamatan Bekasi Barat dan Kecamatan Medan Satria kerap terjadi kebakaran.

Alasan dua Kecamatan tersebut kerap dilanda kebakaran dikarenakan, banyaknya lapak-lapak rongsok dan juga pabrik.

Baca Juga : Cegah Kebakaran Gas, Personel Damkar Kabupaten Bekasi Ajari Cara Penanganan

Sehingga kata Namar, jumlah kebakaran di dua wilayah tersebut lebih banyak jika dibandingkan dengan daerah lain.

"sehingga jumlah kebakaran di sana jauh lebih banyak," kata Namar, Minggu 20 Juli 2025.

Sementara itu, untuk kebakaran yang terjadi pada tempat tinggal pihaknya menerima laporan 61 kejadian, pabrik atau gudang sebanyak 6 kejadian, lalu bangunan sekolah 4 kejadian.

"Untuk kebakaran bangunan toko 24 kejadian, kendaraan mencapai 14 kejadian, kebakaran sampah dan lain-lainnya mencapai 41 kejadian," ujar Namar.

Baca Juga : Disdamkarmat Bekasi Catat 152 Kejadian Kebakaran Sepanjang 2025, Didominasi Rumah Tinggal

Sementara untuk penyebab kebakaran sendiri, Namar mengaku dikarenakan korsleting listrik, pembakaran sampah, gas hingga faktor alam.

Sebagai upaya untuk mencegah kejadian kebakaran semakin banyak, pihak Disdamkarmat melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Yakni mengenai bahaya kebakaran dan upaya pencegahan kebakaran.

"Sosialisasi dilakukan dengan melibatkan stakeholder yang ada. Dari mulai pihak kelurahan, kecamatan, RT, RW, Karang Taruna, masyarakat secara umum dan pihak lain," pungkas dia.***