POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kecamatan Setu menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) untuk tahun anggaran 2024 di Kampoeng Kita, Desa Kertarahayu Kecamatan Setu, Senin, 20 Februari 2023

Tahun ini ada 718 usulan yang diajukan dari Kecamatan Setu yang terdiri atas pemerintah kecamatan dan 11 desa.

Usulan terbanyak berada dari Desa Ciledug dengan 154 usulan disusul dengan Desa Lubang Buaya 144 usulan dan Desa Cibening 143 usulan.

Sementara usulan paling sedikit yaitu pemerintah Kecamatan Setu dengan 4 usulan disusul dengan desa Taman Sari 15 usulan dan desa Taman Rahayu 17 usulan.

BACA JUGA: Kepala Desa Tamansari: Pengelolaan Alun-Alun Setu Harus Jelas

Sementara untuk tahun anggaran 2023 ada sekitar 147 kegiatan di 11 Desa dengan total anggaran mencapai Rp44,8 miliar rupiah.

Camat Setu Joko Dwijatmoko menjelaskan kegiatan yang direalisasikan tahun ini paling sedikit 4 kegiatan di Desa Tamanrahayu.

"Untuk pembagiannya seperti dikatakan Bu Fatma (anggota DPRD, Ed) tadi, 40 persen belanja modal, 60 persen belanja pegawai," tutur dia.

Lanjut Joko, secara umum realisasi kegiatan di Kecamatan Setu lebih besar jika dibandingkan tahun sebelumnya.

"Burangkeng wajar besar, karena punya TPAS. Jadi baunya, dan kompensasi lain berupa kegiatan," kata dia.

BACA JUGA: Reses di Setu, Fatma Hanum Serap Aspirasi Masyarakat terkait Infrastrukur dan Penanggulangan Banjir

Joko juga meminta pemerintah desa memvalidasi usulan di akun kecamatan agar usulan tersebut nantinya masuk ke perangkat daerah.

"Usulan kebanyan jalan yang jadi prioritas. Rata-rata perbaikan jalan, yang lain ada juga PJU dan drainase," kata dia.

Musrenbang tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, para kepala desa, dan juga anggota DPRD Kabupaten Bekasi. (Andi Saddam)