BEKASI.POJOKSATU.id - Kerap dihantui banjir ketika musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memasang empat alat peringatan dini potensi banjir atau Early Warning System (EWS).
Berdasarkan informasi yang diterima Pojokbekasi, bahwa pemasangan tersebut dilakukan di lokasi-lokasi yang kerap terjadi banjir.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, menjelaskan, alat tersebut berfungsi mendeteksi secara cepat potensi luapan air kiriman dari hulu yang berada di sepanjang kali Bekasi dan kali Cikeas.
Menurut Wiratma, bahwa pemasangan itu merupakan langkah antisipatif untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga terhadap potensi banjir.
"Sistem peringatan dini ini akan mengeluarkan bunyi sirine ketika terjadi peningkatan debit air, sehingga warga memiliki waktu untuk melakukan langkah penyelamatan dan mengamankan diri lebih awal," ucap Wiratma, Minggu 14 Desember 2025.
Baca Juga : Pemkot Bekasi Catat Lima Titik Perayaan Malam Tahun Baru Di Kota Bekasi
Kata Wiratma, bahwa alat tersebut akan berfungsi dan berbunyi, jika aliran Kali sudah meluap melebihi di luar batas normal.
Kedepannya, Pemkot akan menambah tititk EWS di wilayah lainnya yang rawan berpotensi banjir, sehingga dampak materil maupun non materil bisa dihindari.
Dirinya menyebutkan, alat-alat tersebut diletakkan di wilayah Teluk Pucung yakni di kampung Lebak, Bekasi Jaya berada di Kampung Lengkap, Jatirasa berada di Perumahan Pondok Mitra Lestari, Jakasetia, berada di Perumahan Jaka Kencana.
Pihaknya akan menambahkan pemasangan EWS di wilayah lainnya yang rawan berpotensi banjir, sehingga dampak materil maupun non materil bisa dihindari.
“Setiap detik sangat berharga saat potensi banjir datang. Kami ingin masyarakat dapat informasi secepat mungkin saat debit air meningkat, sehingga ada waktu untuk bersiap dan mengurangi risiko,” pungkas dia.***




