BEKASI.POJOKSATU.id – Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) se-Jawa Barat yang digelar di gedung Dekranasda, Bandung.

Acara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Ketua Dekranasda Jabar Amanda Bei Machmudin, Ketua Harian Dekranasda Jabar Noneng Komara Nengsih, serta 27 Ketua Dekranasda dari seluruh kota dan kabupaten se-Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Herman Suryatman menekankan pentingnya peran Dekranasda sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Baca Juga: Bekasi Raih Peringkat 7 Kota Paling Toleran se-Indonesia versi IKT 2024

"Pertemuan ini bukan hanya soal input-output, tapi bagaimana menghasilkan sesuatu yang nyata, bermanfaat, dan berdampak bagi masyarakat sebagai agent of economy daerah," ujar Herman.

Musda kali ini turut dimeriahkan dengan peragaan busana dari masing-masing ketua Dekranasda daerah. Wiwiek Hargono tampil mengenakan busana kerja resmi Dekranasda Kota Bekasi, yang menampilkan motif khas seperti Tugu Bambu, Bunga Melati, Burung Mandar, dan ornamen Tugu Kota Bekasi.

Ia juga memadukan tampilannya dengan tas kulit dan kalung produksi perajin Kota Bekasi. Desain pakaian tersebut merupakan hasil rancangan Wiwiek sendiri.

Baca Juga: Akun Instagram Satpol PP Kota Bekasi Sempat Diretas, Kini Sudah Pulih

"Motif ini mencerminkan kekayaan alam dan semangat patriotisme masyarakat Kota Bekasi. Saya berharap Musda ini dapat mendorong peningkatan kualitas produk kerajinan serta memperkuat sinergi antar-Dekranasda se-Jawa Barat," ungkap dia.

Musda Dekranasda se-Jabar ini menjadi ajang strategis dalam penguatan sektor kerajinan lokal dan ekonomi kreatif berbasis budaya daerah.***