BEKASI.POJOKSATU.id - Ketua Umum PGPI, Jason Balompapueng, memberikan pujian atas kepemimpinan Tri Adhianto selama menjabat sebagai Walikota Bekasi.

Hal ini disampaikan saat acara silaturahmi antara calon Walikota Bekasi periode 2024-2029 tersebut dengan jajaran PGPI di kantor pusat PGPI di Jakarta Utara.

"Saya sebagai tokoh agama melihat dan merasakan langsung kerukunan yang terjaga di Kota Bekasi selama lima tahun terakhir. Bekasi adalah kota yang toleran, sejuk, dan tak hanya mendapatkan penghargaan, tapi saya juga merasakannya secara langsung," ujar Jason.

Jason mengapresiasi kepemimpinan dan komunikasi Tri Adhianto yang mampu memberikan kepastian dan kenyamanan bagi umat beragama di Bekasi, yang memiliki masyarakat yang sangat beragam.

Baca Juga: Apel Akbar 7000 Pasukan Sama Tri, Siap Menangkan Ridho

Ia menambahkan bahwa indeks kerukunan antarumat beragama di Bekasi sangat baik, menunjukkan kepemimpinan Tri yang berhasil menjaga keamanan dan toleransi.

Dalam kesempatan itu, Tri Adhianto menegaskan bahwa komitmennya untuk menjaga kerukunan antarumat beragama sudah ada sejak awal ia menjabat sebagai Wakil Walikota Bekasi.

Ke depan, ia berjanji tidak hanya akan terus menjaga kenyamanan dan keamanan, tetapi juga memberikan dukungan kepada semua tempat ibadah dan para pekerjanya.

Tri, yang akrab disapa Mas Tri, juga menyampaikan bahwa komitmen ini akan diusung hingga ke tingkat nasional, dengan prinsip bahwa negara harus menjamin pelayanan terbaik dalam menjaga kerukunan di masyarakat yang beragam.

Baca Juga: Visi Transportasi Tri Adhianto Dipuji Pengamat: Solusi Inovatif untuk Bekasi yang Terhubung dan Modern

Ia menegaskan pentingnya rasa keadilan di tengah masyarakat yang majemuk.

Jason menutup pertemuan dengan memberikan restu kepada Tri Adhianto untuk melanjutkan kepemimpinannya di Kota Bekasi. Ia menekankan bahwa pemimpin harus memiliki rekam jejak yang baik dan bukan sekadar janji.

Jason juga mengimbau umat Kristiani di Bekasi untuk memilih pemimpin yang sudah terbukti kinerjanya, bukan hanya berdasarkan janji semata dalam Pilkada serentak yang akan datang.***