POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi berupaya melaksanakan program lintas sektor untuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrem dan stunting (tengkes) di tengah masyarakat.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Pemerintah daerah bekerja sama antara Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkimtan), Dinas Sosial, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) mensurvei calon penerima manfaat program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).

"Kami melakukan survei secara acak dan data yang terkumpul sesuai dengan data mengenai kemiskinan ekstrem dan stunting," tutur Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi Nurchaidir, Rabu, 17 Mei 2023.

"Oleh karena itu, program ini sangat tepat sasaran dan sesuai dengan fokus Pemerintah daerah dalam mengurangi angka stunting dan kemiskinan ekstrem," sambung dia.

BACA JUGA: Daftar Atlet Asal Kabupaten Bekasi Peraih Medali pada SEA Games 2023

Nurchaidir menjelaskan kolaborasi antara dinas-dinas tersebut bertujuan untuk menyelaraskan program-program lintas dinas guna mengatasi dan mengurangi angka kemiskinan ekstrem dan stunting melalui intervensi terhadap target-target yang perlu dicapai.

"Karena Disperkimtan terkait dengan program bantuan Rutilahu dan SPALD-S, kami berharap kolaborasi ini dapat terus berjalan sehingga kemiskinan ekstrem dapat dikurangi secara bertahap hingga mencapai nol persen, dan angka stunting juga dapat ditekan hingga mencapai nol persen," demikian kata dia.

Editor: Andi Saddam