BEKASI.POJOKSATU.id - Komplain salah seorang wali murid SMPN 25 Bekasi yang keberatan atas total biaya rangkaian perpisahan dan pelepasan siswa direspons komite.

Ketua Komite SMPN 25 Bekasi Herik Zulfikar mengatakan buku tahunan resmi ditiadakan lantaran keberatan sejumlah wali murid.

"Dengan adanya keluhan terkait biayanya, maka buku tahunan tersebut ditiadakan," ungkap Herik kepada bekasi.pojoksatu.id, Jumat, 17 November 2023.

Total untuk rangkaian menuju perpisahan dan pelepasan Rp2.200.000 yang terdiri atas buku tahunan Rp300.000, visitasi kebudayaan Rp1.500.000, dan acara pelepasan Rp400.000.

Baca Juga: Komite SMPN 25 Bekasi Angkat Bicara soal Biaya Perpisahan

Herik menjelaskan bahwa ini merupakan tahun pertama pengadaan buku tahunan untuk siswa yang lulus, akan tetapi terpaksa ditiadakan.

"Untuk biaya buku tahunan di SMPN 25 itu padahal Rp300 ribu. Anak-anak sudah setuju adanya buku tahunan pada saat ini sesuai polling anak-anak sendiri," tutur dia.

Herik memastikan lulusan tahun ini tidak membuat buku tahunan. Dia dan pihak sekolah sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Baca Juga: Biaya Acara Perpisahan SMPN 25 Bekasi Rp2,2 Juta, Wali Murid Keberatan

"Untuk kegiatan perpisahan kami akan mengevaluasi lagi, karena kami tidak berani menyampaikan kepada orang tua murid. Apakah perlu dilakukan perpisahan sekolah ataupun tidak," demikian kata dia.***