BEKASI.POJOKSATU.id - Kampanye tak hanya melibatkan massa yang berasal dari kader partai maupun simpatisan, tapi juga masyarakat umum.
Ya, untuk kampanye yang membutuhkan kehadiran orang banyak untuk penyampaian pesan politik, kehadiran masyarakat umum dibutuhkan.
Tak jarang kehadiran mereka dibutuhkan hanya agar sekadar suatu acara kampanye terlihat ramai.
Salah satu warga Kota Bekasi berinisial RM menjadi salah satu orang yang banyak mendapat pekerjaan mencari orang-orang untuk ikut pada suatu hajat kampanye.
Baca Juga: Rumput Stadion Rusak Usai Kampanye Akbar, Siapa yang Salah?
"Memang di masa kampanye banyak yang itu bukan dari pendukung asli Paslon tersebut. Ada beberapa masyarakat yang dibayar untuk mengikuti kampanye" ucap RM saat diwawancarai bekasi.pojoksatu.id, Selasa, 12 Februari 2024.
Dia tak hanya melayani salah satu kubu salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden maupun caleg dan partai politik, tetapi melayani semua yang membutuhkan jasanya.
"Untuk pengerahan masa agar kampanye tersebut terlihat banyak orang pada saat Caleg tersebut datang," tegas dia.
"Untuk makanan, dan juga transportasi sudah disiapkan panitia. Saya disuruh cuman nyari orang untuk datang ke lokasi kampanye," ucap dia.
Baca Juga: Bawaslu Kota Bekasi Wanti-Wanti Reses Jangan Jadi Ajang Kampanye
Setiap kampanye para caleg, dia mendapat pekerjaan mencari massa sebanyak 30 sampai 50 orang.
"Saya biasanya nyari dari temen-temen saya pribadi, tetangga, sampai keluarga saya di ajak juga. Kan lumayan dapat duit mereka cuman datang meramaikan," imbuh dia.
Selama masa kampanye Pemilu 2024, dirinya mendapatkan keuntungan mencapai puluhan juta rupiah. ***




