BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengakui sampai saat ini masih mengalami kendala kekurangan tenaga pengajar untuk Sekolah Dasar (SD).
Diketahui bahwa Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) belum mampu menutupi kebutuhan yang ada di lapangan.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) yang diterima bekasi.pojoksatu.id, bahwa kekurangan guru untuk jenjang SD mencapai 1.734 orang, yang terdiri dari 1.219 guru kelas, 255 guru Pendidikan Agama Islam (PAI), dan 260 guru Pendidikan Jasmani (Penjas).
Pelaksana Administrasi Kepegawaian Disdik Kota Bekasi, Yayan, menerangkan, bahwa jumlah guru SD di Kota Bekasi hanya mencapai 1.099 orang saja, dari berbagai status kepegawaian.
Baca Juga: Guru Sekolah Swasta Ungkap Banyak Anggota DPRD Kota Bekasi Titip Calon Peserta Didik ke SMP Negeri
"Dari 1.099 guru yang ada saat ini merupakan Tenaga Kerja Kontrak (TKK), selebihnya guru PPPK dan Aparatur Sipil Negara (ASN), namun belum bisa memenuhi kebutuhan guru,” ujar Yayan, saat dikonfirmasi bekasi.pojoksatu.id, Rabu, 16 Oktober 2024.
Dia menerangkan, implementasi Kurikulum Merdeka di jenjang SD mewajibkan adanya guru untuk mengajar di mata pelajaran Bahasa Inggris.
Hal tersebut, kata Yayan, semakin memperlihatkan kekurangan tenaga pengajar di jenjang Sekolah Dasar di Kota Bekasi.
“Kami belum menghitung kebutuhan guru untuk mata pelajaran Bahasa Inggris,” ujar dia. ***




