BEKASI.POJOKSATU.id - Bentrok ormas di Setu, Kabupaten Bekasi, meluas hingga ke wilayah Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu, 20 September 2023, malam.
Berdasarkan sumber bekasi.pojoksatu.id, bentrokan dipicu oleh penarikan mobil Innova di Jalan Setu-Bantargebang pada pukul 11.50 WIB. Debt collector dari salah satu leasing tersebut diduga anggota ormas GIBAS.
Cekcok sempat terjadi sebelum mereka semua beranjak ke Polsek Setu yang hanya berjarak kurang dari 10 meter dari lokasi itu. Mobil itu juga dibawa ke Polsek Setu.
Baca Juga: Bentrok Ormas di Setu Bikin Warga Panik
Orang yang mobilnya hendak ditarik diduga merupakan anggota ormas. Dia bersikuku tidak ingin mobil itu ditarik oleh debt collector yang berjumlah 6 orang. Kemudian, dia memanggil teman-temannya dari GMBI dan juga ormas lain seperti PP.
Mobil pun dibawa kembali oleh dia dan salah seorang debt collector itu meneriakkan sesuatu kalimat yang menyinggung salah satu ormas.
Pukul 15.30 WIB, massa dari GMBI datang ke samping Polsek Setu dan terjadi bentrok yang mengakibatkan salah seorang dari anggota ormas terluka. KoMenurut laporan korban berinisial AH, anggota GIBAS Kota Bekasi.
Baca Juga: Keluh-Kesah PKL di Pejuang: Anggota Ormas Pungut Duit Tiap Hari
Anggota Polsek Setu dan Koramil Setu berusaha melerai agar bentrokan tidak terjadi. Saat itu massa GMBI dan PP berada di dekat Makoramil Setu, sementara masa GIBAS di dekat Mapolsek Setu.
Bala Bantuan dari Polres Metro Bekasi datang sekira pukul 17.30 WIB. Mereka langsung menghalau kedua kelompok massa dan mengimbau mereka agar menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya dan Kasdim 0509 berada di lokasi untuk membubarkan mereka. Jelang azan magrib berkumandang, massa pun bubar.
Usai magrib ternyata bentrok pecah di wilayah Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, tepatnya di Mie Gacoan, gerbang BTR (Bekasi Timur Regency) sampai dengan Dukuh Zambrud.
Beredar kabar jumlah korban yang jatuh di sana dari salah satu ormas. Anggota Brimob bersiaga di lokasi untuk melerai bentrokan semakin meluas. Wartawan bekasi.pojoksatu.id masih berusaha mengkonfirmasi hal tersebut kepada Polsek Bantargebang dan Polres Metro Bekasi Kota dan belum mendapat jawaban hingga berita ini diturunkan.***




