BEKASI.POJOKSATU.id - Nur Hidayat, seorang warga di wilayah Bulak Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, merasa sangat kecewa dengan kondisi air yang disediakan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Patriot.
Kekecewaannya ini disebabkan oleh fakta bahwa air belum mengalir ke rumahnya hingga saat ini.
Nur menyatakan rasa kecewa tersebut dengan tegas, meragukan efektivitas tindakan Pemerintah Kota Bekasi dalam menangani masalah ini.
Baca Juga: Gara-Gara Krisis Air Bersih, Akun Medsos Wali Kota Bekasi Jadi Bulan-Bulanan Netizen
Dia bahkan menyindir bahwa pihak berwenang mungkin sibuk dengan hal-hal lain seperti menggunakan ponsel atau bermain TikTok daripada menyelesaikan masalah serius seperti ini.
Nur menjelaskan bahwa dia membayar biaya PAM sebesar Rp 160 ribu setiap bulannya, namun air yang dia terima tidak memenuhi standar kualitas yang layak untuk digunakan.
"Dikasih air kayak begini, terus mereka cuma 'Mohon maaf ya.' Enggak kasih solusi atau bagaimana, bulan depan tagihannya dikurangi atau bagaimana begitu. Ini enggak ada," ucap dia, Senin, 18 September 2023.
Baca Juga: Tidak Ada Diskon Bagi Pelanggan Perumda Tirta Patriot yang Kesulitan Air
Dia juga mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kurangnya solusi atau kompensasi yang diberikan oleh pihak berwenang terkait masalah ini, terutama ketika air sering mati tanpa pemberitahuan atau kompensasi yang layak.***




