BEKASI.POJOKSATU.id – Peristiwa longsor yang terjadi di TPST Bantargebang menyebabkan sejumlah korban jiwa. Hingga saat ini, tercatat 13 orang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, empat orang berhasil selamat sementara lima orang ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Data korban selamat ada empat orang, ditemukan meninggal dunia lima orang,” ujar Desiana, Senin, 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa tim penyelamat masih terus melakukan pencarian terhadap empat orang lainnya yang dilaporkan hilang akibat tertimbun material longsor.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Sebut Pemprov Jabar Dukung Pembangunan Lapangan Olahraga di Pondok Gede

“Proses pencarian terhadap para korban yang hilang masih terus dilakukan dengan menggunakan eksavator,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses evakuasi, tim SAR juga mengerahkan alat berat seperti beko serta anjing pelacak K9 guna membantu menemukan korban yang masih tertimbun.

Desiana menambahkan bahwa jumlah korban masih dapat berubah karena proses pendataan masih dilakukan berdasarkan keterangan saksi dan laporan keluarga yang kehilangan anggota keluarganya.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Dorong Musrenbang Lebih Substantif Lewat Program Lingkar Keren

“Jumlah korban masih terus dalam pendataan berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga yang kehilangan anggotanya,” tandas dia.***