BEKASI.POJOKSATU.id - Kebakaran di TPST Bantargebang turut berdampak kepada warga Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, yang tinggal berdekatan dengan lokasi terjadinya kebakaran tersebut, Minggu, 29 Oktober 2023.

Permukiman warga terdampak asap hitam pekat akibat tertiup angin. Warga pun sempat panik dan berusaha menyelamatkan harta benda mereka.

Mereka bergegas mengeluarkan barang dari rumah karena api seakan-akan menyambar ke permukiman.

Baca Juga: Terpapar Asap Kebakaran Sampah, 6 Petugas Damkar Kota Bekasi Disuplai Oksigen

Lurah Ciketingudik, Usep Sudarma Wijaya, menerangkan, wilayah yang paling terdampak yakni berada di RW 05 kelurahan Ciketing Udik.

"Saya masih keliling dan monitor disekitar lokasi, dari RT 1, RT 2, RT 3 dengan membawa armada ambulance," ungkap Sudarma, kepada bekasi.pojoksatu.id.

Dia menjelaskan wilayah yang paling terdampak berada di RT 1, karena memang berdekatan dengan lokasi kejadian.

Baca Juga: Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran TPST Bantargebang Terungkap

"Banyak juga ya, dengan warga dengan para pemulung juga, kurang lebih kalau jiwa mah di atas 300 jiwa," tutur dia.

Akan tetapi, sampai saat ini belum ada satupun masyarakat yang dilarikan ke Puskesmas ataupun Rumah Sakit akibat kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima api berhasil ditaklukan pada pukul 16.00 WIB dan petugas Damkar kota Bekasi membutuhkan waktu untuk melakukan pendinginan agar tidak terjadi kebakaran susulan.

Baca Juga: Kebakaran TPST Bantargebang, Warga Sekitar Panik dan Angkut Barang Keluar Rumah

Kebakaran TPST Bantargebang diduga terjadi lantaran gas metan yang tersulut cuaca panas sehingga menimbulkan api. Akan tetapi itu merupakan dugaan sementara untuk hasil yang lebih valid akan ditangani oleh Polsek Bantargebang.***