BEKASI.POJOKSATU.id - Hari ini, 400 mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Minggu, 8 September 2024.
Deklarasi ini merupakan kelanjutan dari pembubaran JI secara resmi pada akhir Juni 2024.
Mantan Ketua II Jamaah Islamiyah, Abu Fatih alias Abdullah Anshori, meminta kepada eks anggota JI menyerahkan barang dan senjata kepada pemerintah.
Baca Juga: Ratusan Eks Anggota JI Ikrar Kembali kepada NKRI
Prosedur penyerahan itu akan diatur kembali, kata dia. Karena, dia mengatakan masih ada beberapa orang yang menolak JI dibubarkan.
"Kalau menolak itu memang yang belum tersentuh informasi, ada seperti yang kemarin dari NTB, itu satu orang, dia menyatakan 'Saya tidak mau', tapi dia belum tahu apa yang sedang terjadi," kata dia.
Kendati demikian, dia meyakini pada akhirnya mereka akan dapat memahami latar belakangan mengapa JI harus bubar.
"Karena kita punya prinsip sama, yaitu rujukannya Al-Quran dan As-Sunnah serta bagaimana perkataan ulama," demikian kata Abu Fatih.***




