BEKASI.POJOKSATU.id - Massa buruh kesal karena tidak dapat menjumpai Penjabat (PJ) Walikota Bekasi Gani Muhamad pada aksi May Day hari ini, Rabu, 1 Mei 2024.

Mereka menutup akses Gerbang Tol Bekasi Barat dan juga Jalan Raya Ahmad Yani.

Pantauan bekasi.pojoksatu.id di lokasi, para buruh awalnya menggelar aksinya di Alun-alun Kota Bekasi yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bekasi.

Baca Juga: Banyak Baliho Bakal Cawalkot Bekasi, Ini Kata Bawaslu

Pada acara tersebut para buruh berharap ingin bertemu dengan pj wali Kota Bekasi, untuk menyampaikan aspirasinya dan meminta dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Gani tidak kunjung datang, para buruh kemudian bergerak ke Kantor Pemkot Bekasi dengan alasan ingin bertemu dengan pj wali Kota Bekasi.

Para buruh yang menunggu tidak mendapatkan kejelasan untuk menemui pj Wali Kota Bekasi, kemudian nereka sempat menutup akses Jalan Raya Ahmad Yani di depan Kantor Pemkot Bekasi.

Baca Juga: Mochtar Mohamad atau Tri Adhianto, Kepada Siapa Rekom PDIP Berlabuh

Usai menutup akses Jalan Raya utama Ahmad Yani, Gani tidak kunjung hadir, massa buruh bergerak ke Tol Bekasi Barat.

Tiba di Gerbang Tol Bekasi Barat, para buruh kemudian menutup akses depan pintu masuk Tol Bekasi Barat dan menggelar aksinya.

Dari atas mobil orator, para buruh kecewa dengan sikap Pj Walikota Bekasi Gani Muhamad yang tidak berani menemui massa aksi buruh tersebut.

"Manusianya tidak datang, lagi-lagi pj sungguh luar biasa. Ini bukan marah tapi kami kecewa dengan pj Wali Kota Bekasi," ungkap dia di mobil komando.

Baca Juga: Pedagang Atribut Timnas Ramaikan Area Nobar

Para buruh di depan pintu masuk Gerbang Tol Bekasi Barat, menggelar aksinya menyampaikan aspirasi dengan kawalan ketat pihak kepolisian.

"Kami menolak upah murah dan juga undang-undang Omnibuslaw yang sangat memberatkan para buruh," tegas dia.

Setelah menggelar aksinya yang digelar di depan pintu gerbang Tol Bekasi Barat, para buruh kemudian langsung meninggalkan area Gerbang Tol Bekasi Barat.***