DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mewaspadai sejumlah penyakit selama peralihan musim penghujan dan kemarau.
Vevie Herawati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bekasi, menjelaskan bahwa surat himbauan telah disampaikan kepada masyarakat untuk mengantisipasi dan mencegah penyakit yang sering muncul selama musim tersebut.
Pihaknya berharap agar puskesmas dan masyarakat dapat berperan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut.
Beberapa penyakit yang perlu diantisipasi antara lain, Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, dan demam tifoid atau tipes. Pencegahan dan pengendalian penyakit ini dapat dilakukan oleh masyarakat sendiri dan lingkungan sekitar.
Untuk pengendalian dan pencegahan DBD, langkah-langkah yang perlu diambil antara lain menutup semua wadah air yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes, memasang kasa nyamuk di ventilasi rumah, menggunakan cairan anti-nyamuk, dan menanam pohon anti-nyamuk di sekitar rumah.
Sedangkan untuk pencegahan dan pengendalian diare, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan dengan mencuci tangan sebelum dan setelah makan, merebus air minum dengan baik, dan segera mendatangi fasilitas kesehatan jika mengalami gejala diare.
Terakhir, dalam pencegahan dan pengendalian demam tifoid, masyarakat disarankan untuk menjaga kebersihan pembuangan air dan jamban, menggunakan cara yang hati-hati dalam mengelola makanan dan minuman.
Melalui surat himbauan ini, Dinkes Kota Bekasi berharap agar puskesmas dan masyarakat dapat memahami cara pengendalian dan pencegahan penyakit selama peralihan musim saat ini.
Penulis: Dewi Wardah - Radar Bekasi




